Sebatang Rokok dan Persahabatan Instan

Rokok.. benda kecil yang tidak bisa di remehkan.

saya masih ingat betul, pertama kali saya bekerja, atasan saya pernah bilang satu hal,,

“lu kalo mau cari informasi tentang orang, dan pengen cari temen cepet waktu lagi kunjungan, coba deh beli rokok sekotak,, kalo lu ga ngerokok, ya ga masalah, anggap aja itu amunisi lu,, percaya sama gw, lu bisa dapet temen lebih cepet,,”

awalnya saya cuma diam dan mendengarkan, antara percaya dan tidak dengan kata-katanya, sampai akhirnya tibalah pada suatu saat, omongan dia itu terbukti.

perjalanan ke Singapore pertama kali… benda kecil bernama rokok itu menunjukkan kekuatannya….


saya masih ingat, dulu pertama kali saya traveling ke Singapore, dan sempet bingung karena ga baca detail tiket dan ga pake tanya soal terminal berapa pesawat saya akan take-off, jadinya, saya salah terminal, dan pagi-pagi buta ga ada damri yang lewat lagi.

saya mungkin bukan perokok aktif, mungkin satu bungkus bisa untuk 1 bulan, atau bahkan habis sama temen-temen lain yang ngeroko, jadi kadang, sebungkus rokok suka nangkring di tas kecil yang biasa saya bawa traveling.

di tengah bingung nya saya (karena saya harus ambil flight subuh, dan bermalam di bandara), saya mulai muter otak, gimana saya dari terminal 1 harus menuju terminal 3 malam ini.

dari jauh terlihat banyak bapak-bapak yang sedang istirahat duduk-duduk di pinggir jalan bandara. so? tanpa pikir lama, saya langsung menghampiri bapak-bapak tersebebut, can percakapan pun di mulai.

“pak,, kalau damri yang muter bandara, masih ada ga pak?”
“udah abis…” dengan jawaban datar,,

damn!!

so di mulailah jurus “nawarin rokok biar suasana encer”…

“pak,, rokok dulu pak,,”

Rokok pun di terima dengan mulusnya,,, dan curcol pun di mulai.

“waduh,, bingung juga ya gimana caranya ke terminal 3 ya pak?”
“wah, susah dek,, kalo mau ke terminal 3 harus pake damri, palingan nanti pagi baru ada, jam segini mah jarang biasanya,,”
“waduh,, pesawat saya pagi pak,,,  jadi harus nginep di sana pak,, ”

dan tiba-tiba dia berdiri, terus berentiin mobil yang sedang berjalan.
saya ingat betul di mobil itu banyak sekali stiker salahs atu maskapai besar di Indonesia.

“dek,, naik ini aja dek,, ini ada yang mau ke terminal 3, masih muat kan?”

dan ternyata, setelah ngobrol-ngobrol bareng pak supir yang sedang bekerja, ternnyata mobil tersebut adalah mobil antar jemput pilot dan pramugari, dan saya sampai ke terminal dengan selamat 😀

so? kadang benda yang kecill begini punya manfaat yang tidak terduga..

PS: oiya,, salah satu cara lain bisa dengan cemilan, kopi, atau makanan ringan lainnya dengan pembukaan percakapan yang ringan juga tentunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s